Tes Konsumsi Bahan Bakar Kawasaki KLX 150L, Raih 38,58 km/liter!

Om dan tante sekalian, dalam waktu beberapa hari ini saya mencoba melakukan uji coba terhadap konsumsi bahan bakar ‘Si Belalang Tempur’ Kawasaki KLX 150L yang saya miliki. Bagaimana hasilnya?

Si Belalang Tempur ini masih dalam kondisi standar dan baru berumur lima bulan. Pembelian motor ini dilakukan pada akhir April 2014 yang lalu. Dalam pengujian konsumsi bahan bakar ini saya menggunakan metode full to full dengan bahan bakar Pertamax atau RON 92. Pengendaranya adalah saya sendiri yang memiliki berat badan 60 kilogram dengan tinggi 180 centimeter.

Pertama, tangki bahan bakar saya isi dengan Pertamax hingga penuh. Tidak lupa catat angka yang tertera di oddometer saat itu (5.083,4 kilometer). Kemudian, Si Belalang Tempur digunakan untuk beraktivitas sehari-hari dengan gaya berkendara yang sangat normal di Kota Surabaya, baik siang maupun malam hari. Terkadang tersendat macet dengan kecepatan 30-40 kilometer/jam, terkadang bisa digeber dengan kecepatan hingga 80 kilometer/jam jika kondisi jalan memungkinkan. Setelah beberapa hari digunakan, tangki bahan bakar kembali diisi penuh di SPBU yang sama dan menghabiskan 2,55 liter Pertamax, sedangkan angka yang tertera di oddometer pada pengisian bensin yang kedua ini adalah 5.181,8 kilometer.

IMG_20140924_113634

IMG_20140927_132724

Nah, sekarang kita bisa menghitung berapa konsumsi bahan bakar KLX 150L ini. Cara penghitungannya adalah angka oddometer terakhir dikurangi dengan angka oddometer pada pengisian bensin sebelumnya. Kemudian hasilnya dibagi dengan jumlah bahan bakar yang diisikan terakhir kali.

  • Jarak tempuh = 5.181,8 kilometer – 5.083,4 kilometer = 98,4 kilometer
  • Konsumsi bahan bakar = 98,4 kilometer / 2,55 liter = 38,58 kilometer/liter

Dari perhitungan itu terlihat bahwa konsumsi bahan bakar Kawasaki KLX 150L adalah 38,58 kilometer/liter. Artinya, dengan tangki bahan bakar berkapasitas 7 liter, Kawasaki KLX 150L bisa menempuh perjalanan sejauh 270,06 kilometer untuk satu kali pengisian bahan bakar.

Meskipun demikian, hasil itu tidak mutlak dan sangat mungkin berbeda dengan Kawasaki KLX 150L yang lainnya. Perbedaan bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi mesin, tekanan angin ban, bobot pengendara, karakter berkendara, kondisi jalan, jenis bahan bakar, dan masih banyak faktor-faktor lainnya. Nah, menurut om dan tante, hasil itu sudah cukup irit atau belum untuk motor 150cc yang masih menggunakan karburator ini?

27 thoughts on “Tes Konsumsi Bahan Bakar Kawasaki KLX 150L, Raih 38,58 km/liter!”

  1. om, minta sarannya dong. postur tinggi saya sekitar 184an dengan berat 63kg. saya bingung mau ambil KLX150L ato cbr150R habis harganya hampir sama nih. mohon solusinya dong. makasih:D

    1. Weh, lebih tinggi daripada saya yang 180 cm dan 60 kg. Tergantung kebutuhan aja sih om.. Kalau demen motor yang sporty, kenceng, dan jok yang nyaman ya pilih CBR150R. Kalau mau beda di jalanan ya nggak ada salahnya pilih KLX 150L. Cuma jangan berharap banyak sama power motor ini, plus bokong cepet panas kalau terlalu lama di atasnya. 😉

      1. Kalo klx buat harian nyaman gak sih om?
        dulu udah manteb ama klx, setelah tau cbr lokal ada jadi galau nih om..

        1. Untuk penggunaan sehari-hari sih menurut saya nyaman.. Opini pribadi lho ya. Tarikan enteng, body ramping meskipun panjang dan stang juga lebih lebar. masih lebih mudah cari parkiran daripada motor fairing. Yang jelas sih motor ini lincah dipakai di kota. Tapi sekali lagi jangan berharap sama power dan top speed, karena pada dasarnya motor ini bukan buat kebut-kebutan.

  2. iya sih om kalo praktisnya menang klxnya, tapi kalo di liat dari teknologi beda jauh bgt e. itu yang buat saya makin nambah mikir lagi. disisi lain kalo cbr menurut ane berat ato mungkin blm terbiasa aja kalik yah.

    1. Wah kalau ngomongin teknologi sih ibarat bumi dan langit.. Wkwkwkwkwk… Masalah berat atau nggak sih kebiasaan aja.. Apalagi om tinggi, jadi ya nggak akan terlalu signifikan kalau ngomongin berat. Pernah duduk di atas CBR150R cukup nyaman kok om, stang nggak terlalu nunduk. Masih bisa santai riding positionnya

  3. nah maka itu om, aku rasa kalo klx gak wort it, tapi dia unggul jauh di praktisnya.
    untuk riding position cbr masih lumayan enak sih, kemarin soalnya udah sempet nyoba dudukin cbr lokalnya waktu main ke honda jombor, tapi blm pernah coba test drivenya. .
    ada solusi gak nih om? ane bingung bgt nih mau ambil yg mana.

    1. Balik lagi om kebutuhan beli motor apa? Kalau buat commuter di kota dan sekedar jalan-jalan (touring) dari kota ke kota, mending pilih CBR150R deh. Tapi kalau sering buat kegiatan adventure, dalam artian touring yang kadang lewat jalan raya, kadang semi off-road, naik gunung, blusukan lewat hutan, jalan jelek, dan lain-lain, ya sebaiknya pilih KLX.

  4. om, mau tanya :
    gimana caranya biar tau kalo bensinnya habis? soalnya indikator bensinnya nggak ada..

    1. memang nggak ada.. kalau mau tau ya mesti berhitung.. konsumsi bahan bakar motor ini rata-rata 38 km/liter, sedangkan kapasitas tangki 7 liter.. So, tangki penuh dapat menempuh jarak 38 x 7 = 266 km. Jadi ya tinggal isi ulang bensin setiap 200-250 km sekali

      1. kalo pindah gigi dari N ke gigi 1, trus pindah lagi ke gigi 2, itu patokannya dimana ? soalnnya di dashboard-nya cuman ada lampu “N” doang.. (maaf bikin bingung)

  5. Permisi om numpang tanya, saya makai KLX 150 sdah spuluh bulan 9900 km. Sering buat naik gunung, akhir2 ni swring bunyi dn getar di gear depan itu apanya ya om, kadang trasa smpai foot step blakang, mohon pencerahannya master ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *