Review Jaket Respiro Nusantaride R3.1

Selamat siang om dan tante. Kali ini saya akan menuliskan review mengenai jaket Respiro Nusantaride R3.1 yang merupakan jaket bermerk Respiro kedua yang saya miliki setelah Respiro Alpha R3. Jaket ini memang sudah saya beli sejak beberapa waktu yang lalu, tapi baru sempat menggunakannya saat “Jelajah 4 Taman Nasional di Jawa Timur”. Penampakan jaket itu sendiri sudah pernah saya posting di sini. Bagaimana impresinya? Yuk langsung disimak!

Pada dasarnya Respiro Nusantaride R3.1 merupakan technical jacket yang didesain untuk kebutuhan touring maupun riding adventure. Lihat saja bagian depan yang cukup banyak. Setidaknya ada empat kantong pada bagian depan, dua di bagian atas dan dua lagi di bagian bawah. Itu belum termasuk kantong besar yang ada di bagian belakang yang cukup untuk menyimpan benda sebesar botol air mineral sekalipun.

Pada bagian dalam juga terdapat kantong-kantong yang cukup banyak. Di bagian dalam sebelah kiri terdapat tiga kantong, sedangkan pada bagian kiri juga terdapat tiga kantong. Kantong-kantong ini sangat berguna untuk menyimpan benda-benda penting seperti dokumen, dompet, dan HP.

DSC_0273

Menurut opini pribadi, banyaknya kantong-kantong, terutama pada bagian luar membuat Respiro Nusantaride R3.1 tampak keren dan sangat terasa aura adventure. Apalagi di bagian lengan sebelah kanan terpasang logo Nusantaride.com. Saya sih belum mendaftar jadi member forum itu, tapi sudah rutin berkunjung ke sana sebagai silent reader.

Sebagai bahan dasar, Respiro menggunakan Cordura PL D-100 + PU Coating 15 Micron agar tidak dapat ditembus angin untuk bagian luar jaket Nusantaride R3.1, sedangkan pada bagian dalam menggunakan Lining Mesh yang membuatnya tetap adem saat berkendara. Tidak hanya itu, Respiro Nusantaride R3.1 sudah dilengkapi dengan protektor CE yang sudah sesuai dengan standar Uni Eropa. Lumayan juga yah untuk ukuran jaket lokal.

DSC_0283

Saat menggunakannya dalam riding adventure “Jelajah 4 Taman Nasional di Jawa Timur” selama empat hari tiga malam dan menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer, jaket Respiro Nusantaride R3.1 rupanya mampu melindungi tubuh dari terpaan angin. Jika bertemu dengan kondisi macet di siang hari memang tubuh akan terasa panas. Tapi efek panas ini dapat dikurangi dengan adanya ventilasi di bagian lengan, sehingga saat motor melaju udara dari luar bisa masuk dengan baik. Bahkan aliran udara ini saya rasakan sampai pada bagian punggung. Material bagian dalam yang berupa mesh ini memang sangat membantu sirkulasi udara di bagian dalam.

Sebagai jaket penahan angin, tidak ada komplain untuk Respiro Nusantaride R3.1. Namun apakah jaket ini tahan terhadap air hujan, saya belum membuktikannya. Jika dilihat sepintas mungkin jaket ini bisa menahan air hujan sebentar saja. Kemungkinan besar air hujan terutama jika kondisi deras masih bisa masuk melalui celah jahitan jaket.

IMG_20141008_214032a

Menariknya lagi, warna abu-abu pada jaket ini membuatnya tidak mudah terlihat kotor. Penggunaan saya lakukan saat keluar-masuk hutan dan banyak melibas debu dan jalur off road telah membuktikannya. Pemakaian selama empat hari di jalur yang cukup menyiksa tak membuatnya cepat kotor. Hanya saya yang cukup alergi terhadap debu merasakan kalau jaket ini sudah sangat penuh dengan debu.

Dari segi keamanan, protektor CE yang terdapat pada pundak dan siku bisa membantu pengguna saat terjadi benturan atau kecelakaan. Jujur saja, saya jauh lebih menyukai protektor yang sudah include di dalam jaket dibandingkan dengan protektor individual karena nggak perlu ribet bongkar pasang dan juga tidak terlalu mencolok. Sayangnya perlindungan ini hanya terbatas pada bagian siku dan pundak saja. Jaket Respiro Nusantaride R3.1 belum dilengkapi dengan protektor pada bagian punggung. Mungkin suatu saat nanti Respiro bersedia menyediakan protektor di bagian punggung ini dengan sifat optional. Tulisan reflektif 3M pada bagian punggung atas dan lengan atas membuatnya lebih terlihat saat malam hari. Tentu ini akan menambah faktor safety bagi pengguna.

Bagaimana mengenai build quality? Menurut saya Respiro Nusantaride R3.1 memiliki build quality yang sangat baik. Itu terlihat dari pengerjaan jahitan yang sangat rapi, presisi, dan terkontrol. Salah satu minus yang saya alami adalah pada bagian ritsleting yang kadang cukup sulit dikancingkan. Seperti kurang pas, mudah dilepas tapi agak susah dipasang.

Jaket Respiro Nusantaride R3.1 memang tidak memiliki pilihan warna, hanya abu-abu saja. Jika menginginkan warna yang sama bisa mempertimbangkan Respiro Nusantaride R3 dengan warna orange kunyit. Modelnya sama persis, bahannya juga sama. Jika dilihat sekilas hanya warna yang membedakan. Alternatif lain yang bisa dipilih untuk jaket adventure seperti ini adalah Respiro Journey yang memiliki model mirip namun pilihan warna berbeda.

DSC_0042

Secara umum, saya puas membeli Respiro Nusantaride R3.1 dengan berbagai keunggulan yang sudah saya sampaikan sebelumnya. Selain itu, jaket ini juga terkesan keren dan menambah rasa percaya diri saat adventure. Paling tidak jaket ini sudah cukup cocok untuk riding adventure jarak menengah hingga jarak jauh. Hal yang lebih membanggakan lagi, Repiro Nusantaride R3.1 tersedia dalam jumlah terbatas dan hanya jual di forum Nusantaride.com dan outlet-outlet Respiro tertentu. Mungkin masukan saja untuk Respiro jika berniat memproduksi jaket ini dalam jumlah banyak, akan lebih baik kalau menambah pilihan warna.

Jika om dan tante berniat membeli jaket yang cukup oke ini, siapkan saja budget sebesar Rp 792.000. Karena ekbetulan saya mempunyai kartu member Respiro, jadi bisa mendapatkan diskon sebesar 10 persen dan cukup membayar senilai Rp 712.800. Tapi jika ingin jaket serupa yang tidak terdapat logo Nusantaride, bisa mempertimbangkan Respiro Journey yang berharga Rp 869.000.

7 thoughts on “Review Jaket Respiro Nusantaride R3.1”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *