Penjualan Moncer, Mestinya Kawasaki KLX Series Segera Dapat Update

Kawasaki Motor Indonesia (KMI) sudah mengumumkan bahwa penjualan motor sebanyak 160.371 unit pada tahun 2014, dan penjualan paling banyak masih didominasi oleh Ninja 150 2-Tak (Baca: Ninja 150 2-Tak Masih Jadi Produk Kawasaki Paling Laris). Setelah itu, penjualan terbanyak kedua diraih oleh KLX series dan ketiga diisi oleh Ninja 250.

Larisnya motor Ninja 150 2-Tak dan KLX series sebenarnya bukanlah hal yang cukup mengejutkan sob. Ninja 150 2-Tak adalah motor dengan performa tinggi yang harganya cukup terjangkau. Untuk membeli motor yang bisa mengeluarkan tenaga 30 PS ini, sobat hanya perlu merogoh kocek kurang dari Rp 30 juta versi naked (Ninja SS dan Ninja R) dan hanya Rp 37 juta versi full fairing (Ninja RR).

Bagaimana untuk KLX series? Lineup varian garuk tanah Kawasaki ini tergolong cukup lengkap. Ada KLX 150S, KLX 150L, dan KLX 250S. Selain itu, penjualan juga disokong oleh versi supermoto D’Tracker 150 dan D’Tracker 250. Nah, KLX series ini juga tidak memiliki pesaing sama sekali dari brand Jepang, sehingga bisa melenggang sendirian dan penjualannya sangat moncer!

Akan tetapi, Kawasaki mesti waspada karena sekarang sudah banyak pabrikan yang mengeluarkan produk motor trail. Sebut saja VIAR, GAZGAS, Monstrac, dan yang terbaru APPKTM melalui Power Trek GTX 150. Memang itu adalah brand-brand lokal yang umumnya mengambil motor dari produsen Tiongkok. Impor dilakukan secara terurai, kemudian dirakit di Indonesia. Rata-rata produk Tiongkok ini menawarkan spesifikasi di atas kertas yang lebih mentereng dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan KLX series.

Kawasaki_KLX_250_002

Saat ini produk dari brand lokal memang masih banyak kelemahan, seperti hasil pengerjaan motor yang masih kasar, durabilitas yang belum cukup teruji, dan jaringan 3S sangat lemah. Namun perlu dingat, jangan pernah sesekali menyepelekan mereka. Menurut saya ancaman yang cukup serius datang dari VIAR, yang kini sudah mengeluarkan empat tipe motor trail: Cross X 150, Cross X 200, Cross X 200 SE, dan Cross X 250 SE.

Lho, kenapa kok VIAR? Pertama jaringan 3S VIAR sudah cukup lumayan kalau dibandingkan dengan brand lokal lainnya. Kedua, Cross X 200 dan Cross X 200 SE dari segi performa dan spesifikasi di atas kertas lebih unggul dibandingkan dengan duet KLX 150S dan KLX 150L. Itu untuk yang produk dual sport dan dijual dalam bentuk on the road yang legal di jalan raya.

Walaupun idelalnya adalah motor dual sport, tapi kan nggak sedikit konsumen yang beli KLX 150 series untuk blusukan enduro. Nah, khusus untuk enduro atau yang demen motocross, VIAR memberikan pilihan Cross X 250 SE. Dari segi harga, Cross X 250 SE hanya terpaut Rp 4-5 juta dari KLX 150 series. Namun, spesifikasi Cross X 250 SE jelas jauh lebih unggul dan KLX 150 nggak ada apa-apanya. Nggak heran kalau peminat Cross X 250 SE dari kalangan pecinta enduro dan motocross pemula cukup banyak.

VIAR dan beberapa brand lokal sudah mengapit KLX 150 series dari berbagai sisi. Ntah sudah cukup mempengaruhi penjualan KLX 150 series atau belum. Brand-brand lokal itu tinggal memoles kualitas, memperbaiki layanan purna jual, dan menunjukkan durability produknya. Kalau konsumen sudah cukup yakin dan percaya, bukan nggak mungkin penjualan KLX 150 series bakal bisa digerogoti.

Bagi Kawasaki, sudah waktunya memberikan update dan upgrade terhadap KLX 150 series. Sejak pertama kali diluncurkan motor ini belum pernah mendapatkan update dan upgrade sama sekali. Untuk penampilan rasanya nggak perlu mendapatkan update. Update sangat diperlukan di sektor mesin karena banyak yang menilai KLX 150 series terlalu lemot. Power kecil, torsi pun nggak istimewa. Mungkin Kawasaki bisa memikirkan untuk menginjeksikan sistem pembakaran KLX 150 series dan melakukan tuning ulang di sektor mesin agar bisa lebih powerful. Musuh sudah mengancam, jangan sampai kelimpungan saat penjualan sudah anjlok tajam. Atau memang Kawasaki nggak menganggap brand lokal sebagai ancaman? Kalau jumawa sih ya siap-siap aja penjualan ambles.

Contact Me:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *