Di Pasar Lokal, Yamaha YZF-R25 Cuma Terjual 827 Unit Per Bulan???

Hallo sobat… Hari ini saya iseng-iseng blog walking dan mendapatkan angka-angka yang cukup mencengangkan mengenai distribusi motor sport 250 cc andalan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Apa lagi kalau bukan si Yamaha YZF-R25. Lhooo ada apa tho?? Mungkin di postingan ini kita bakal sedikit bermain dengan data dan hitung-hitungan. Sudah siap sob? Yuk mulai!

Kemarin saya sudah membuat postingan mengenai data AISI terkait dengan distribusi motor sport 250 cc, yaitu Yamaha YZF-R25, Kawasaki Ninja 250, dan Honda CBR250R di bulan Januari-Februari 2015. Sobat bisa membaca tulisan itu di sini.

Berdasarkan data AISI itu, pada Januari 2015 Yamaha YZF-R25 terdistribusi sebanyak 5.762 unit, sedangkan pada bulan Februari 2015 bisa terdistribusi sebanyak 5.810 unit. Artinya, secara total Yamaha YZF-R25 terdistribusi sebanyak 11.572 unit hanya dalam waktu dua bulan. Memang angka itu cukup mencengangkan. Sayangnya, data AISI itu sepengetahuan saya nggak cuma untuk pasar lokal, tapi juga untuk ekspor. Pokoknya seluruh motor Yamaha YZF-R25 yang keluar dari pabrik sebanyak 11.572 unit pada Januari-Februari 2015.

Yamaha-YZF-R3-012

Saat blog walking ke blog milik Mas Triatmono, di sana disebutkan bahwa YIMM sukses mengekspor Yamaha YZF-R25 sebanyak 9.918 unit kurun waktu dua bulan antara Januari-Februari 2015. Jika data ini benar, maka malah menjadi sebuah fakta yang lebih mencengangkan lagi sob. Berarti, untuk pasar lokal YIMM hanya berhasil mendistribusikan sebanyak 11.572 – 9.918 = 1.654 unit dalam dua bulan. So, bisa disimpulkan bahwa rata-rata Yamaha YZF-R25 hanya terserap 827 unit per bulan. Angka ini sebenarnya juga hanya distribusi dari YIMM ke dealer. Nggak tau pasti angka sesungguhnya yang terjual kepada konsumen berapa unit.

Belakangan ini santer dikabarkan kalau Yamaha memberikan diskon hingga Rp 7 juta bagi Yamaha YZF-R25 VIN 2014. Ada juga yang mengatakan diskon ini nggak cuma untuk VIN 2014, tapi juga VIN 2015. Ntah mana yang benar, tapi diskon dari Rp 53 juta menjadi Rp 46 juta menunjukkan bahwa memang sedang ada masalah dengan penjualan Yamaha YZF-R25 di pasar domestik. Bisa jadi stok Yamaha YZF-R25 menumpuk di gudang alias nggak laku. Bagi yang sudah ngebet dengan Yamaha YZF-R25, ini adalah waktu yang sangat tepat buat beli!

Kawasaki-Ninja-300-016

Bagaimana dengan Kawasaki Ninja 250?  Geng Ijo yang mendatangkan Ninja 250 dengan cara impor dari Thailand ini masih jauh lebih beruntung daripada Yamaha. Pada Januari 2015, Kawasaki berhasil mendistribusikan 1.413 unit Ninja 250, sementara di bulan Februari 2015 mengalami kenaikan menjadi 1.974 unit. Secara total Kawasaki Ninja 250 berhasil didistribusikan sebanyak 3.387 unit dalam dua bulan pertama tahun ini. Artinya, setiap bulan rata-rata Kawasaki bisa mendistribusikan Ninja 250 sebanyak 1.693,5 unit untuk pasar di Indonesia, atau lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan distribusi Yamaha YZF-R25.

Data distribusi dari AISI untuk Honda CBR250R pada dua bulan pertama tahun 2015 adalah nol, sehingga penjualan motor sport fairing 250 cc hanya dari Yamaha dan Kawasaki saja (Note: Ninja RR Mono nggak masuk hitungan). Jika distribusi rata-rata per bulan antara Yamaha YZF-R25 dan Kawasaki Ninja 250 dijumlahkan, maka akan menghasilkan angka 2.520,5 unit per bulan. Angka ini masih sangat masuk akal untuk penjualan atau distribusi rata-rata motor 250 cc di pasar lokal. Angka itu sekaligus menunjukkan tidak ada pertumbuhan yang signifikan di kelas sport fairing 250 cc sebelum dan sesudah Yamaha YZF-R25 masuk.

Contact Me:

12 thoughts on “Di Pasar Lokal, Yamaha YZF-R25 Cuma Terjual 827 Unit Per Bulan???”

  1. Blog yg sangt mncerahkan secerah cerahny .d srluruh indo hnya blog ini yg paling mncerahkan dengan detail data AISI .maju terus mas

  2. Yang kami tahu sebagai orang awan yang sering disodori media internet maupun koran dan tabloid selama ini data AISI adalah data penjualan didalam nasional.

    Yang jadi pernyataan kalau data AISI kenyataannya digabungkan Lokal dan Ekspor apakah itu hanya berlaku buat R25 bagaimana nasib produk global yang dibuat lokal lainnya seperti NVL, R15, N-Max dan Ninja Mono berarti penjualan lokalnya juga ngak seberapa dong.

    Siapakah yang membohongi publik data AISI atau Yamaha. Apabila ada pembohongan publik kenapa Pabrikan kompetitor yang berkepentingan seperti Honda, Suzuki,Kawasaki dll tidak menyangkalnya lewat media publik atau melakukan tindakan hukum ke pihak yang mengelola Data AISI.

    Dan kalau memang benar penjualan R25 bahwa rata-rata Yamaha YZF-R25 hanya terserap 827 unit per bulan didalam negeri, kenapa pabrikan sebesar Honda repot2 langsung mencounter dengan sinyal mebuat mesin 250 2 silinder yang kemungkinan juga dilokalkan dan kenapa Kawasaki langsung mengcounter dengan minor change slipper Clutch dan mengimpor Ninja 300.

    Begitu juga NVL yang menurut data AISI penjualan sport 150cc terlaris di nasional tapi kita tahu NVL juga diekspor ke beberapa negara mancanegara berarti penjualan lokal juga ngak sebesar yang dilaporkan dan Honda CBSF150 saingannya yang belum diekspor ngak tertinggal jauh penjualannya tapi kenapa Honda membiarkan publik dibohongi data AISI dan kenapa Honda begitu gregetan dengan NVL sampe terdengar kabar akan melakukan perombakan besar tampilan pada next gen CBSF150nya salah satunya kunci kontak posisi sama dengan NVL dan ini untuk mengimbangi NVL yang cuma melakukan facelit.

    Apakah data AISI juga dapat dipercaya untuk melakukan statistik Market Share motor2 nasional yang selama ini telah dilakukannya?

    Apakah seperti halnya motor untuk data penjualan mobil nasional juga dilakukan pendataan gabungan ekspor dan penjulan lokal, karena kita tahu banyak pabrikan mobil dari berbagai merek disni yang juga mengekspor.

    Semoga kedepannya ada bukti otentik kebenaran apakah data AISI itu hanya penjualan lokal atau gabungan ekspor dan impor??

  3. mantep bro, secara ninja emang tampangnya keren wajar aja banyak yg minat, dan hanya waktu yg menentukan siapa tau honda 250 juga ngeluarin yg lebih ganteng, r25 segera oprasi plastik nih xixi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *