Kolaborasi Bajaj-KTM Berpeluang Koreksi Harga KTM Duke dan RC Series

Belakangan ini memang tersiar kabar yang cukup hot, yaitu Bajaj bakal cerai dari Kawasaki Motor Indonesia (KMI) dalam pemasaran Pulsar 200 NS, kemudian kembali ke pasar Indonesia dengan menggandeng KTM (Baca: Positif… Bajaj Kembali ke Pasar Indonesia dengan KTM, Kawasaki Dicerai!). Bajaj Auto (India) sendiri memiliki 48 persen saham KTM Austria, jadi paling nggak kalau kembali ke Indonesia dengan menggandeng KTM, Bajaj bisa cawe-cawe dalam hal urusan strategi bisnis. Jumlah saham sebesar 48 persen itu sama sekali nggak sedikit mas bro, dan Bajaj tentu punya kuasa untuk mengatur berbagai hal di KTM dibandingkan kerjasamanya dengan Kawasaki sekarang. Apa sih keuntungan kolaborasi antara Bajaj dan KTM di Indonesia?

Dalam hal network tentu saja mereka masih sangat rendah. Kalau kembali ke Indonesia, Bajaj mesti membangun kembali network dari awal karena network lama kemungkinan besar sudah sakit hati akibat hengkangnya Bajaj dari Indonesia beberapa tahun lalu. Network KTM Indonesia sendiri bisa dibilang masih sangat sedikit. Ya memang ini merupakan kelemahan kalau dibandingkan dengan network Kawasaki Motor Indonesia yang sudah lumayan luas. Tapi perlu diingat, nama besar KTM bisa menaikkan brand image Bajaj di Indonesia. Apalagi kedua perusahaan bisa dikatakan sudah menjadi saudara kandung. Terbukti dari produksi beberapa motor KTM seperti KTM Duke 200, KTM Duke 250, KTM Duke 390, KTM RC 200, KTM RC 250, dan KTM RC 390 sudah dilakukan di India melalui Bajaj Auto. Produksi beberapa tipe motor milik Husqvarna, anak perusahaan KTM, rencananya juga akan dilakukan di India. So, kerjasama pemasaran di antara kedua brand ini mestinya bisa dilakukan dengan baik.

KTM-RC-250-002

Sebelum hengkang dari Indonesia, Bajaj sudah membangun pabrikan perakitan motor di Indonesia. Sampai sekarang pusat assembly ini masih ada. Nantinya motor-motor yang didatangkan oleh Bajaj-KTM ke Indonesia tidak secara utuh (CBU), melainkan secara terurai (CKD). Motor-motor dalam bentuk terurai itu selanjutkan dirakit di plant Bajaj. Dampaknya tentu saja bisa menekan cost yang berujung pada harga jual motor.

Nah, saya mendapatkan bisikan kabar kalau proses perakitan motor di Indonesia ini bisa membuat harga KTM Duke/RC series yang didatangkan secara CKD dari India menjadi jauh lebih murah daripada yang sekarang, khususnya untuk varian KTM Duke 200, KTM Duke 250, KTM RC 200, dan KTM RC 250. Bahkan untuk KTM Duke 200 masih sangat mungkin dibandrol sekitar Rp 35 juta saja, dibandingkan sekarang yang masih berada di atas Rp 50 juta. Harga Rp 35-40 juta untuk KTM Duke/RC 200 rasanya memang masih cukup pantas ya. Apalagi melihat spesifikasi mesin dan fitur yang disematkan memang nggak main-main, khas motor Eropa. Selama ini nggak ada yang meragukan kualitas KTM. Kalau kurang laku itu ya karena kendala harga yang super mahal untuk motor sekelas dengan jaringan 3S yang rendah. Kalau orang Indonesia pasti berpikir, daripada beli KTM Duke 200 yang cuma 200 cc satu silinder dengan harga Rp 52 juta, mending nambah sedikit bisa dapet Kawasaki Ninja 250/Z250. Iya nggak?

KTM-Duke-250-002

About these ads

2 thoughts on “Kolaborasi Bajaj-KTM Berpeluang Koreksi Harga KTM Duke dan RC Series”

  1. masih ada yang ingin beli bajaj? keknya malah menhancurkan brand KTM di sini…., atau malah beli ktm di banding bajaj, secara, bajaj kelas 2nya KTM.

  2. salah sendiri kabur, pakai / mendompleng merk apapun di sini pasti nggak akan laku…wkwkwkk barisan sakit hati para pengguna pulsar ( termasuk saya )

Leave a Reply